ULN Indonesia Tembus 422,6 Dollar AS Miliar, DPR: Pemerintah Gagal Membelanjakan Utang

Agus Satia Negara - Selasa, 4 Mei 2021, 9:58 WIB

Ilustrasi: Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tembus 422,6 Dollar AS MiliarIlustrasi: Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tembus 422,6 Dollar AS Miliar/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengaku sudah terlalu sering menyoroti utang luar negeri (ULN) Indonesia yang makin membengkak.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia menembus angka 422,6 dollar AS miliar per akhir Februari 2021.

Angka tersebut setara dengan Rp6.164,46 triliun (kurs Rp14.587 per dolar AS). Posisi itu naik 4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,7 persen (yoy). Angka ini menunjukkan utang luar negeri Indonesia semakin membengkak.

Menurut Anis, dengan membengkaknya utang luar negeri (ULN) Indonesia, jangankan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 persen, pertumbuhan ekonomi pada masa normal maksimal hanya mampu mencapai angka 5,6 persen.

"Bahkan, pada pandemi ini pertumbuhan malah minus," kata Anis, seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa 4 Mei 2021.

Baca juga: Todongkan Senpi ke Kurir, Pria Ini Terancam Pasal Berlapis

"Kenyataan yang kita hadapi saat ini adalah defisit APBN melebar, utang melambung, tapi Pemerintah gagal membelanjakan utang. Ini bisa terlihat dari adanya pelebaran defisit fiskal dari 2,2 persen (2019) menjadi 6,3 persen (2020) dan diperkirakan masih akan defisit sebesar 5,7 persen di tahun 2021,” paparnya.

Anis menilai, kondisi defisit merupakan kondisi normal di saat resesi. Kendati demikian, diperlukan kehati-hatian dalam melaksanakan kebijakan defisit ini.

Editor: Agus Satia Negara

Sumber: DPR RI

tags
Artikel Rekomendasi
terkait