Syukur Deh, Kemenkes Pastikan Data eHAC Aman dan Sudah Terintegrasi dengan PeduliLindungi

Rinda Suherlina - Kamis, 9 September 2021, 16:00 WIB

Ilustrasi kebocoran data pribadiIlustrasi kebocoran data pribadi/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Hasil penyelidikan kepolisian tidak ditemukan adanya dugaan kebocoran data pengguna pada aplikasi elektronik Health Alert Card (eHAC).

Polisi juga tidak menemukan upaya pengambilan data dari server eHAC.

Setelah dipastikan tidak ditemukan adanya pengambilan data pengguna eHAC, maka bantuan penyelidikan oleh Siber Polri dihentikan.

Kepolisian resmi menghentikan penyelidikan terhadap dugaan kasus kebocoran data di aplikasi sistem eHAC.

Baca juga: Duh Kacau, Ada Penerima Bansos Rumahnya Lebih Besar dari Rumah Dinas Mensos

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, dr. Anas Maruf, MKM mengatakan data masyarakat yang ada dalam sistem eHAC tidak bocor dan dalam perlindungan.

''Masyarakat tidak perlu khawatir, data pengguna eHAC tetap aman dan saat ini sudah terintegrasi dalam aplikasi PeduliLindungi,'' katanya di Jakarta, Kamis 9 September 2021.

Sebelumnya, informasi adanya kebocoran data eHAC dilaporkan oleh VPN Mentor. Laporan tersebut telah diverifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan diterima oleh Kementerian Kesehatan pada tanggal 23 Agustus 2021.

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi