Soal Data Peserta BPJS Bocor: Pakar Hukum Teknologi dan Informasi Sarankan Pemerintah Lakukan Hal Ini

Siti Resa Mutoharoh - Senin, 24 Mei 2021, 8:39 WIB

Prof. JudhariksawanSoal Data Peserta BPJS Bocor: Pakar Hukum Teknologi dan Informasi Sarankan Pemerintah Lakukan Hal Ini /Tangkapan layar Youtube KPI

FIXINDONESIA.COM - Belum lama ini, ramai terkait kabar data peserta BPJS Kesehatan bocor. Hal ini memicu keprihatinan dari berbagai kalangan, termasuk Guru Besar Universitas Hasanudin, Judhariksawan

Judhariksawan mendesak pemerintah segera melakukan audit dan penyelidikan untuk mencari pihak yang bertanggungjawab. 

“Jika dugaan kebocoran data tersebut bersumber dari institusi pemerintah, maka seharusnya pemerintah melakukan suatu audit menyeluruh dan bahkan melakukan penyelidikan yang mengarah pada penegakan hukum. Hal ini untuk mengetahui siapa yang paling bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” ungkapnya kepada FIXINDONESIA.COM, Senin 24 Mei 2021. 

Baca juga: Makin Jadi Kenyataan, Cristiano Ronaldo Ngebet Balik ke Manchester United

Baca juga: Sikapi Kebocoran Data, Komisi Informasi Publik Mendorong RUU PDP Segera Diundangkan

Pasalnya, lanjut Judhariksawan, bocornya data peserta BPJS Kesehatan ini memungkinkan akibat dari peretasan dan pencurian data oleh oknum tertentu. 

“Apakah ada keterlibatan oknum tertentu atau ini adalah peristiwa peretasan dan pencurian data atau dokumen elektronik yang merupakan perbuatan terlarang dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," tutur pria yang juga pengurus Asosiasi Dosen Hukum Teknologi Informasi dan Komunikasi. 

Penegakan hukum ini penting sebagai bentuk keseriusan pemerintah dan memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. Terutama karena baru-baru ini pemerintah mencanangkan gerakan cakap digital,” sambungnya.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi