PPKM Mikro Lanjutan Dinilai Efektif Tekan Angka Penyebaran Covid-19

Firda Rachmawati - Sabtu, 12 Juni 2021, 14:58 WIB

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito./Fikri Azhari Fuadilah/covid19.go.id

FIXINDONESIA.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, penerapan PPKM Jawa dan Bali yang dilanjutkan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro secara bertahap di seluruh provinsi terbukti efektif menurunkan angka kasus Covid-19 di tingkat nasional.

Ia mengatakan, pemerintah pun terus berupaya mempertahankan penurunan kasus dengan memaksimalkan intervensi kebijakan menjelang periode Idul fitri, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu kenaikan kasus berpotensi terjadi pada periode ini.

"Namun nyatanya masih terjadi kenaikan kasus di Pulau Jawa pasca periode ini," ucapnya dalam siaran pers di YouTube BNPB.

Baca juga: Pengamat Politik: Ridwan Kamil Jadi Wakil Presiden 2024, Seperti Memelihara Anak Macan!

Per minggu ini atau minggu ketiga pasca periode Idul fitri, Satgas mencatat kenaikan kasus yang terjadi di Pulau Jawa mencapai sebesar 56 persen. Kondisi ini pun harus disikapi oleh pemerintah untuk melakukan upaya perbaikan dan langkah antisipasi

Berdasarkan laporan pelaksanaan PPKM mikro, terdapat 12 provinsi yang tidak mengalami perkembangan laporan pelaksanaan maupun pembentukan posko pada dua minggu terakhir.

Provinsi tersebut yakni Bali, DIY, DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Maluku Utara, NTB, NTT, Papua, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Selatan.

Baca juga: Kisah Penyelam yang Selamat Usai Dirinya Berada di Dalam Mulut Paus Selama 30 Detik

Editor: Firda Rachmawati

Sumber: Youtube

tags
Artikel Rekomendasi