Polemik Penetapan Gelar Pahlawan untuk Mochtar Kusumaatmadja, Setkab: Harus Sesuai Aturan!

Siti Resa Mutoharoh - Selasa, 8 Juni 2021, 15:54 WIB

WebinarPolemik Penetapan Gelar Pahlawan untuk Mochtar Kusumaatmadja, Setkab: Harus Sesuai Aturan! /Tangkapan layar webinar

FIXINDONESIA.COM - Guru besar Hukum Pidana Internasional di Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Romli Atmasasmita mengatakan, gelar pahlawan untuk Mochtar Kusumaatmadja harus diberikan secara langsung oleh Presiden tanpa harus melewati prosedur yang dinilai rumit.

Hal itu dikatakan Romli lantaran menilai bahwa Mochtar sudah memberikan sumbangsih keilmuwan yang berdampak baik dalam skala nasional, bahkan internasional. 

"Kalau ada keinginan menjadikan Prof Mochtar sebagai pahlawan, saya setuju, tidak perlu diusulkan seharusnya pemerintah tahu diri mana yang layak jadi pahlawan dan tidak layak, jika melihat sumbangsih ke Indonesia maka tidak perlu dimintakan," ungkap Romli dalam Webinar Fakultas Hukum Unpad, bertajuk "Prof.Mochtar Kusumaatmadja: Kehebatan Akademik & Pahlawan Nasional", Selasa 8 Juni 2021. 

Baca jugaWagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Baca jugaGuru Besar Hukum Pidana Internasional Sebut Mochtar Kusumaatmadja Tak Perlu Diusulkan jadi Pahlawan, Ternyata Begini Alasannya

"Kenapa tidak Menlu saja yang turun tangan, karena prosedur berbelit, setumpuk syarat itu (penetapan seseorang layak dijadikan pahlawan nasional) tidak pantas untuk pak Mochtar, karena ini terlalu istimewa, mudah-mudahan didengar oleh pemerintah, sampaikan kepada presiden tidak perlu administrasi langsung saja tetapkan jadi pahlawan," sambungnya. 

Menangapi hal itu, Sekretariat Kabinet (Setkab) Yuli Harsono menjelaskan, bahwa pengajuan penetapan pahlawan nasional harus melewati prosedur yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Penerimaan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

"Gagasan (prof Romli) itu menarik tapi sejak 2009 sudah ada regulasi hukum positif yang mengatur syarat dan prosedur untuk mendapatkan gelar nasional," jelasnya. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi