Pemerintah Layangkan Sikap Soal Kasus BLBI

Siti Resa Mutoharoh - Sabtu, 17 April 2021, 8:00 WIB

Menko Polhukam, Mahfud MD.Pemerintah Layangkan Sikap Soal Kasus BLBI/Tangkap layar Instagram.com/@mohmahfudmd

FIXINDONESIA.COM - Pemerintah Kementerian Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melayangkan sikapnya terkait kasus aliran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan, pemerintah sudah menghitung angka paling aktual yang akan ditagih terkait aliran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tersbut dengan jumlah Rp110,454 triliun.

“Hitungan terakhir per hari ini, tadi, tagihan utang dari BLBI ini setelah menghitung sesuai dengan perkembangan jumlah kurs uang, kemudian pergerakan saham, dan nilai-nilai properti yang dijaminkan, per hari ini yang kemudian menjadi pedoman adalah sebesar Rp110.454.809.645.467,” ujarnya Kamis, 15 April 2021. 

Baca juga: Diduga Terima Dana Bantuan untuk Indramayu, Ade Barkah dan Siti Aisyah Resmi Jadi Tersangka KPK

Menurut Mahfud, total piutang Rp110,454 triliun tersebut terdiri dari enam macam tagihan, antara lain tagihan berbentuk kredit yang jumlahnya sekitar Rp101 triliun dan berbentuk properti bernilai lebih dari Rp 8 triliun.

“Lalu ada yang bentuknya rekening uang asing, kan itu bergerak terus angkanya. Ada yang berbentuk saham,” sambungnya. 

Dari berbagai jenis tagihan itu, lanjutnya, terdapat 12 permasalahan yang terjadi yang menghambat tuntasnya upaya penagihan.

Kompleksitas permasalahan tersebut mulai dari properti yang dijaminkan sudah berpindah tangan karena digugat pihak ketiga hingga aset yang sudah berpindah ke luar negeri.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: setkab

tags
Artikel Rekomendasi