Pemerintah Gulirkan Keringanan Denda Pajak Motor, Abdy Yuhana: Saya Kira Cukup Efektif

Rinda Suherlina - Jumat, 30 Juli 2021, 10:34 WIB

Ilustrasi Pengendara Motor(Shammil)Ilustrasi Pengendara Motor(Shammil)/Shammil Fachrial Suryapraja/Shammil Fachrial Suryapraja/FIX Indonesia

FIXINDONESIA.COM - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nanin Hayani Adam mengatakan terjadi defisit anggaran Rp5 triliun pada APBD Jabar yang disebabkan prediksi anggaran yang tidak tercapai.

"Dari target Rp41,4 triliun diprediksi hanya tercapai Rp35,8 triliun. Solusi untuk menutupi defisit itu adalah mengurangi belanja di tahun 2021," katanya beberapa waktu lalu.

Hal ini  ditengarai karena pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) Jabar pada triwulan I dan II tahun 2021 menurun dibanding triwulan III dan IV tahun 2020. 

Baca juga: Syarat dan Cara Masuk DTKS Kemensos Agar Dapat Bansos PKH, BST, dan BPNT

Untuk menggenjot pendapatan pajak kendaraan bermotor, Pemda Provinsi Jawa Barat akan menggulirkan kembali program pembebasan dan keringanan denda pajak bagi wajib pajak pemilik kendaraan bermotor. Program bernama Triple Untung Plus akan digulirkan 1 Agustus 2021. 

"Ini sebagai salah satu solusi menggenjot pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor. Beberapa upaya peningkatan pendapatan dari sektor ini kurang maksimal seperti pembayaran PKB door to door dan insentif pajak kendaraan oleh pemerintah pusat," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Hening Widyatmoko.

Baca juga: Tak Bisa Daftar Mandiri Secara Online! Cek Nama Penerima Bansos BST Rp.300 Ribu di Sini

Adapun program Triple Untung yang akan digulirkan kembali Agustus 2021 akan berlangsung hingga Desember 2021. 

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi