Pegawai KPI Diduga Alami Pelecehan Seksual, Mantan Ketua KPI Pusat: Segera Bentuk Tim Pencari Fakta!

Rinda Suherlina - Rabu, 1 September 2021, 20:33 WIB

Mantan Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat HidayatMantan Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat/fikom.unpad.ac.id

FIXINDONESIA.COM - Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan adanya dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Seseorang berinisial MS yang mengaku korban membuat surat terbuka yang ditujukan kepada presiden Joko Widodo.

Pria berinisial MS itu mengaku telah dibully selama 2 tahun. Ia juga menuliskan sederet nama dan juga jabatan di lingkungan KPI yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

MS juga dalam narasinya menuliskan bagaimana ia menyikapi kejadian yang menimpanya dengan sempat melaporkan kepada Komnas HAM dan ke polisi, namun MS mengaku tak ada tindakan lebih lanjut ke ranah hukum.

Baca juga: Arsenal Datangkan Bek Asal Jepang Takehiro Tomiyasu

Mantan Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat, yang juga Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. 

"Merasa terkejut karena disebutkan sudah berlangsung lama dan baru muncul ke publik saat ini. Oleh karena dikaitkan secara kelembagaan, maka KPI Pusat perlu segera merespon dengan memberikan penjelasan berdasar pengumpulan fakta yang didapatkan," ujarnya kepada FIXINDONESIA.COM pada Rabu 1 September 2021.

Dadang mengatakan, KPI perlu membentuk tim khusus untuk mencari fakta dan mengawal kasus tersebut. Menurutnya KPI Pusat harus serius menangani hal tersebut dengan melakukan koordinasi dan melakukan perlindungan kepada korban.

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi