Pakar Ilmu Kesehatan Masyarakat Bongkar Alasan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Bandung Mulai Penuh

Siti Resa Mutoharoh - Minggu, 13 Juni 2021, 20:00 WIB

Rumah sakitPakar Ilmu Kesehatan Masyarakat Bongkar Alasan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Bandung Mulai Penuh /PIXABAY

FIXINDONESIA.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, mengatakan bahwa jumlah pasien positif di Jabar tengah mengalami kenaikan. 

Hal itu terjadi, kata Ridwan Kamil, lantaran banyak pihak yang memaksakan mudik saat masa pelarangan mudik beberapa waktu lalu. Sehingga, rumah sakit di Bandung Raya dan Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) merasakan dampaknya.

"Akibatnya mengalami lonjakan pasien covid yang meminta dirawat. Rata-rata berada di kluster keluarga yang ada history didatangi pemudik," sebagaimana dilansir FIXINDONESIA.COM dari akun instagram @ridwankamil, Minggu 13 Juni 2021. 

Baca juga: Ridwan Kamil 'Kesal' Pasien Covid-19 di Jabar Meningkat hingga Sidak Rumah Sakit Malam-Malam

Baca juga: CEK FAKTA: Donald Trump Benar, Covid-19 Terbukti Berasal dari Laboratorium China?

Kata Emil, tingkat ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 atau Bed Occupancy Ratio (BOR) Kota Bandung berada di 85%. BOR Rumah Sakit di Jawa Barat juga naik dari terendah saat menjelang Idul Fitri sekira 30% menjadi 68% hari ini.

Menanggapi hal itu, Pakar Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Irvan Afriandi mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik oleh informasi mengenai tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) rumah sakit di Kota Bandung yang mendekati angka 80 persen.

Menurutnya, hal yang perlu dicermati sesungguhnya yaitu rasio ketersediaan tempat tidur untuk seluruh kategori kasus Covid-19 di Kota Bandung adalah 1 per 1.626 penduduk dan rasio ketersediaan tempat tidur di ruang ICU bertekanan negatif dengan ventilator adalah 1 per 31.773 orang.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

tags
Artikel Rekomendasi