Nasib Buruh di Tengah Pandemi, Sejarah May Day Abad 19 Terulang Kembali

Agus Satia Negara - Sabtu, 1 Mei 2021, 17:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ayis LaviliantoKetua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ayis Lavilianto/Dokumentasi pribadi

FIXINDONESIA.COM - Seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh. 

Selain aksi turun ke jalan, dalam setiap peringatan Hari Buruh selalu disampaikan tuntutan dan koreksi atas kebijakan pemerintah dalam melindungi hak-hak buruh dalam mewujudkan kesejahteraan kaum buruh. 

Pandemi COVID-19 yang melanda Tanah Air turut memperburuk kondisi dan nasib para pekerja di Indonesia. 

Kota Cimahi yang memiliki sekitar 500 an pabrik pun turut terdampak dengan adanya pandemi. Bahkan, beberapa pabrik terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena kondisinya tidak memungkinkan untuk melaksanakan kewajibannya terhadap karyawannya. 

Kondisi seperti ini pekerja kehilangan pekerjaannya dan menambah angka pengangguran di Kota Cimahi. 

Baca juga: GAWAT! Kasus Covid-19 Merangkak Naik di Klaster Perkantoran, Menaker Ida Wanti-Wanti Hal Ini

Mereka yang kehilangan pekerjaan tentu harus mendapatkan pekerjaan baru. Mereka yang tetap bekerja tapi terinfeksi COVID-19 itu harus mendapatkan akses layanan kesehatannya dengan baik. 

Memang tidak mudah bagi pemerintah memulihkan seluruh keadaan di tengah kondisi seperti ini. 

Editor: Agus Satia Negara

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terkait