Nadiem Makarim di Dies Natalis Unpad ke-64: Teknologi Membuka Peluang Besar Untuk Mentransformasi Sistem Pendidikan Indonesia

Ikhsan Taufik Ramadhan - Sabtu, 11 September 2021, 19:30 WIB

Nadiem Makarim di Dies Natalis Unpad ke-64: Teknologi Membuka Peluang Besar Untuk Mentransformasi Sistem Pendidikan IndonesiaNadiem Makarim di Dies Natalis Unpad ke-64: Teknologi Membuka Peluang Besar Untuk Mentransformasi Sistem Pendidikan Indonesia/Kemendikbud RI

FIXINDONESIA.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menghadiri acara Dies Natalis Unpad ke-64 yang digelar secara virtual pada Sabtu, 11 September 2021.

Dalam pidatonya, Nadiem menyinggung mengenai efektifitas pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, teknologi dapat membuka peluang yang besar untuk mentransformasi sistem pendidikan di Indonesia.

"Selama ini, pendidikan di Indonesia bergantung pada materi dari dosen melalui pembelajaran tatap muka. Selain itu, pemanfaatan teknologi dapat dikatakan belum maksimal. Tapi sekarang, teknologi harus benar-benar mengubah cara mahasiswa belajar, khususnya untuk mengejar ketertinggalan selama pandemi ini," ujar Nadiem.

Baca juga: Unpad Gelar Acara Dies Natalis ke-64: Menuju Transformasi Hybrid University

Seiring berkembangnya zaman dan perangkat teknologi, Nadiem mengatakan saat ini sistem pembelajaran harus lebih relevan dan bermakna agar para mahasiswa memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi tantangan di industri digital.

"Salah satu caranya adalah dengan membangun kampus hybrid, dengan membangun mata kuliah-mata kuliah yang formatnya lebih kreatif menggunakan teknologi," lanjut Nadiem.

Lebih lanjut, Nadiem menjelaskan bahwa opsi kampus hybrid yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka dengan jarak jauh akan membuka kesempatan untuk menciptakan sistem pendidikan yang kolaboratif dan inklusif.

"Sebagai contoh, kami menerapkan sistem pembelajaran hybrid untuk salah satu program kampus merdeka, yaitu pertukaran mahasiswa. Para mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut diberangkatkan ke daerah lain untuk belajar di kampus yang telah mereka pilih. Pada saat yang sama, mereka bisa mengambil mata kuliah yang ditawarkan kampus mereka secara daring," jelasnya.

Editor: Ikhsan Taufik Ramadhan

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi