Menlu Tegaskan Indonesia Menolak Hak Paten Vaksin Covid-19

Yolanda Florencia Herawati | Siti Resa Mutoharoh - Senin, 10 Mei 2021, 8:10 WIB

 

Retno MarsudiMenlu Tegaskan Indonesia Menolak Hak Paten Vaksin Covid-19/@retno_marsudi

FIXINDONESIA.COM - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi menegaskan bahwa Indonesia mendukung penghapusan hak paten terhadap vaksin COVID-19.
 
Pengajuan hak paten atau hak kekayaan intelektual terhadap vaksin menjadi masalah yang dapat menghambat produksi vaksin dan memperkecil kemungkinan pemenuhan kesetaraan vaksin untuk seluruh negara. 
 
Menanggapi hal tersebut, Menlu Retno LP Marsudi menegaskan bahwa Indonesia mendukung penghapusan hak paten terhadap vaksin.
Menurutnya, hal ini perlu dilakukan guna mendorong peningkatan kapasitas produksi vaksin di seluruh dunia. 
 
"Indonesia juga mendukung penghapusan hak paten vaksin COVID-19 guna mendorong kapasitas produksi dunia terhadap vaksin," Ujar Retno pada keterangan pers menyambut kedatangan vaksin AstraZeneca, Sabtu, 8 Mei 2020.
 
Tak hanya itu, penghapusan hak paten ini merupakan bentuk upaya agar seluruh negara di dunia dapat memperoleh akses yang setara terhadap vaksin
 
"Ini adalah salah satu bentuk upaya kolaborasi dunia untuk meratakan jalan bagi akses vaksin setara bagi semua," lanjutnya. 
Retno pun mengakui bahwa komitmen untuk menyetarakan akses vaksin bagi seluruh negara bukan perkara yang mudah. Karena itu, ia mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan sejumlah pihak untuk mewujudkan hal tersebut. 
 
"Usaha keras terus dilakukan oleh COVAX Facility yang didukung oleh Gavi, WHO, CEPI, dan bermitra dengan UNICEF bagi pemenuhan kebutuhan vaksin setara bagi semua negara. Kita apresiasi upaya tersebut, " tutur Retno. 
 
Retno juga menyampaikan, dirinya akan memimpin pertemuan lanjutan COVAC AMC Engagement Group yang akan membahas kondisi terkini upaya pemenuhan kesetaraan vaksin bagi seluruh negara pada tanggal 17 Mei mendatang.
 
“Bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, saya akan memimpin pertemuan COVAX AMC Engagement Group tersebut,” ujarnya.***

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terkait