Megawati Minta Kader Keluar Jika Ogah Jadi Petugas Partai, Pakar Komunikasi UGM: PDIP Unik

Siti Resa Mutoharoh - Senin, 31 Mei 2021, 17:14 WIB

Nyarwi AhmadMegawati Minta Kader Keluar Jika Ogah Jadi Petugas Partai, Pakar Komunikasi UGM: PDIP Unik /ips.or.id

FIXINDONESIA.COM - Belum lama ini Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa kader yang tidak mau menjadi petugas partai harus keluar dari PDIP

Menanggapi hal itu, pakar komunikasi Univeritas Gajah Mada, Nyarwi Ahmad menyatakan, pernyataan Megawati tersebut disampaikan dalam konteks peresmian 25 kantor partai yang ada di sejumlah daerah di Indonesia. 

Menurutnya, dibandingkan partai lain, PDIP memiliki keunikan lantaran partai ini termasuk partai kader yang mengedepankan basis ideologi partai sebagai pilar utamanya.

Baca juga: BLT UMKM Rp1,2 Juta Sudah Cair, Bisa Cek Daftar Penerima di eform.bri.co.id atau banpresbpum.id

Baca juga: Rekomendasi 5 SMA Terbaik di Jawa Barat: 10 Besar UTBK Tertinggi se-Nasional

"Saya kira pernyataan Bu Mega tersebut ditujukan ke internal kader dan anggota PDIP, khususnya yang berasal dari tiga pilar partai," jelasnya kepada FIXINDONESIA.COM, Senin 31 Mei 2021.  

Dijelaskan Nyarwi, tiga pilar partai tersebut antara lain, pertama, para kader partai yang menjadi pengurus organisai partai, baik di level pusat hingga daerah. 

"Kedua, jajaran kader partai yang menduduki jabatan-jabatan eksekutif, mulai Kepala/Wakil Kepala Daerah, tak terkecuali Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, hingga yang menjabat sebagai Presiden, sebagaimana yang kita tahu saat ini adalah Pak Jokowi," ungkapnya. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi