Kritik Wacana Pajak Sembako, Ekonom Senior Ini Singgung Soal Keadilan bagi Rakyat

Siti Resa Mutoharoh - Jumat, 11 Juni 2021, 8:24 WIB

Ilustrasi PasarIlustrasi Kritik Wacana Pajak Sembako, Ekonom Senior Ini Singgung Soal Keadilan bagi Rakyat/Shammil Fachrial Suryapraja/FIX Indonesia

FIXINDONESIA.COM - Pemerintah berencana menjadikan sembako atau bahan pokok sebagai obyek pajak pertambahan nilai (PPN).

Hal itu tertuang dalam revisi draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Adapun, tarif PPN yang dikenakan untuk produk sembako adalah sebesar 12%.

Baca juga: Sembako Bakal Dikenakan Pajak, DPR: Ini Bentuk Pengkhianatan kepada Rakyat!

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 11 Juni 2021: Libra dan Scorpio, Berhenti Menghindari Orang Tersayang

Menanggapi hal itu, Ekonom Senior, Faisal Batubara atau yang lebih dikenal sebagai Faisal Basri mengatakan bahwa dalam RUU tersebut masyarakat tidak akan dikenakan pajak jika membeli sembako di pasar segar. 

"Kalau rakyat belanja sembako di pasar segar (fresh market), tentu tak bayar PPN," sebagaimana dikutip FIXINDONESIA.COM dari akun Twitter @FaisalBasri, Jumat 11 Juni 2021. 

Namun dirinya menambahkan, bahwa bukan itu inti masalahnya. Menurutnya, masyarakat tidak setuju dengan adanya pajak ini lantaran bersinggungan dengan rasa keadilan. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi