KPID Jabar Minta KPI Pusat Hentikan Sementara Sinetron Suara Hati Istri Zahra

Firda Rachmawati - Kamis, 3 Juni 2021, 10:40 WIB

Gelar FGD Migrasi Siaran TV Digital, KPID Jabar: Jangan Sampai Merugikan MasyarakatKPID Jawa Barat meminta agar sinetron Suara Hati Istri Zahra dihentikan sementara/Instagram/@adiyanaslamet

FIXINDONESIA.COM - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat meminta agar KPI Pusat bertindak tegas dengan melayangkan teguran tertulis serta menghentikan sementara sinetron Suara Hati Istri yang disiarkan oleh Indosiar.

Adapun penghentian itu  dilakukan sampai benar-benar alur cerita tayangan tersebut dipastikan tidak melanggar P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran).

“Tayangan itu  tidak menghormati harkat kemanusiaan terutama kaum perempuan, dan menayangkan kekerasan fisik dan verbal. Ini merupakan bentuk seksisme,” kata Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet.

Baca juga: KPI: Jika Ada Pasal yang Dilanggar, Sinetron Suara Hati Istri Zahra Akan Dihentikan

Adiyana mengatakan, KPID Jabar mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan KPI Pusat dengan memanggil pihak Indosiar dan meminta melakukan evaluasi secara menyeluruh tayangan sinetron yang disiarkan.

Selain itu, Adiyana menyebut bahwa KPID Jabar menerima banyak aduan dari berbagai komponen masyarakat dari kalangan akademisi, aktivis perempuan dan ormas serta pegiat penyiaran, agar tayangan sinetron tersebut dihentikan, karena tidak layak ditonton.

Melalui sidang pleno Rabu  2 Juni 2021, KPID Jawa Barat sepakat menyampaikan tuntutan warga Jabar yang diterimanya terkait tayangan Mega Series tersebut.

KPID Jabar menyebut pelanggaran yang dilakukan misalnya adanya adegan menyentuh pundak, pipi, telinga, bibir, dan dagu Zahra yang berlokasi di rumah sakit, dan terdapat dialog “Saya itu benar-benar menikmati setiap detik untuk menjinakkan kamu”.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi