Is Democracy Good For The Environment?

Siti Resa Mutoharoh - Rabu, 27 Oktober 2021, 11:26 WIB

Is Democracy Good For The Environment?Is Democracy Good For The Environment?/Dok. Pribadi

Oleh: Fadiyah Matni Nurdini (Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Padjadjaran) 

FIXINDONESIA.COM - Berangkat dari pengertian demokrasi secara umum, yaitu pemerintahan rakyat, dengan makna bahwa tingginya keikutsertaan rakyat. Berbicara rakyat hal ini bermula dengan membicarakan manusia yang terikat kewarganegaraan.

Di indonesia yang memakai sistem pemerintahan demokrasi, musyawarah merupakan salah satu bentuk dialog yang inklusif, dan saling menghormati satu sama lain. Manusia ada kaitannya dengan lingkungan, maka perlindungan terhadap lingkungan merupakan perlindungan atas kehidupan manusia itu sendiri. Dengan ini prioritas kepentingan bersama jangka panjang adalah hal yang paling dibutuhkan.

Teori Garret Hardin mengenai The Tragedy Of The Common memposisikan lingkungan sebagai the common yang berarti sebagai diantara dua, yaitu lingkungan dimaknai sebagai kepemilikan bersama ataupun lingkungan dimaknai sebagai tidak ada yang memiliki. Oleh karena itu demi mencegah perilaku manusia yang cenderung egois, diperlukan kepengaturan terhadap lingkungan dan sumber daya berupa privatisasi atau  kepengaturan suatu rezim.

Baca juga: Demokrasi yang Memenangkan Lingkungan

Isu ligkungan sangatlah berhubungan dengan demokrasi, seperti yang dikatakan di awal mengenai pengertian demokrasi, sudah seyogyanya bahwa keputusan dan kebijakan yang dibuat di negara demokrasi memihak kepada rakyat, dan berbicara tentang rakyat, tidak hanya hingga generasi sekarang, tetapi juga generasi-generasi ke depan. Karena lingkungan tidak dapat dipisahkan dengan rakyat, maka berpihak pada rakyat bermakna sama dengan berpihak kepada lingkungan.

Lalu rezim seperti apa yang ramah dengan lingkungan dan sumber daya?

Manusia tidak luput dari hak, hak kebebasan pers, kebebasan berekspresi, dll. Kebebasan ini sebenarnya adalah pilar utama demokrasi, yang turut mendukung tersebarnya informasi di berbagai media dan mendorong masyarakat dan menciptakan kesadaran publik demi terciptanya tindakan dan sikap yang ramah lingkungan, dan kemudian dapat mempengaruhi bagaimana pembuatan kebijakan publik. Demokrasi dengan segala segmen di dalamnya seperti terdapatnya akuntabilitas para pemimpin, yang mempersulit mereka untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari degradasi lingkungan.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi