Inilah Penyebab Seseorang Berkali-kali Terjerumus Narkoba

Firda Rachmawati | Ajeng Dwita Ayuningtyas - Kamis, 22 April 2021, 21:30 WIB

NarkobaNarkoba/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Baru-baru ini, salah satu publik figur Indonesia kembali terjerat kasus penyalahgunaan narkoba (narkotika, psikotropika, dan obat terlarang). Yang mengejutkan, ini merupakan kali keempat ia berurusan dengan narkoba.

Meskipun sudah berkali-kali dijerat hukuman karena menggunakan narkoba, mengapa pengguna narkoba sulit berhenti mengonsumsinya?

Menurut Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, definisi narkotika, “Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam Undang-Undang ini.”

Baca juga: Melindungi Hak Wanita dan Menggerus Patriarki

Penyalahgunaan narkoba termasuk dalam kejahatan yang terorganisir (organize crime) dengan jaringan yang luas, dana yang besar, dan kecanggihan teknologi. Penyalahgunaan narkoba juga sudah menjadi kejahatan internasional (international crime) dan musuh besar bagi hampir seluruh negara di dunia.

Narkoba menjadi bentuk “penyalahgunaan” ketika dikonsumsi tanpa indikasi medik dan tanpa resep dokter. Selain itu, narkoba menimbulkan ketergantungan karena terdapat toleransi zat (dosis meninggi) bersamaan dengan tidak stabilnya kondisi fisik serta psikologis individu. Pemakaian narkoba yang tidak sesuai takaran akan menimbulkan kelainan (bersifat patologik) dan menghambat aktivitas sosial.

Baca juga: Gegara Isu Impor Beras, Petani Indramayu Sampaikan Hal Ini ke Jokowi

Pengguna Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya yang telah menyelesaikan masa rehabilitasi masih berpotensi mengalami kekambuhan dan ingin kembali mengonsumsi obat-obatan terlarang tersebut.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber: Berbagai Sumber

tags
Artikel Rekomendasi