INGAT! Kartu Vaksin Jadi Syarat Perjalanan Dalam Negeri, Sudah Punya?

Siti Resa Mutoharoh - Sabtu, 3 Juli 2021, 17:00 WIB

contoh sertifikat vaksinasiIlustrasi: INGAT! Kartu Vaksin Jadi Syarat Perjalanan Dalam Negeri, Sudah Punya?  /sertifikat vaksinasi/dok pribadi

FIXINDONESIA.COM - Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ganip Warsito secara resmi memberlakukan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan orang di dalam negeri dalam masa pandemi.

"Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer," dilansir dari SE tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). 

Dijelaskan dalam SE tersebut bahwa pelaku perjalanan jarak jauh dari dan ke Pulau Jawa serta Pulau Bali yang menggunakan seluruh moda transportasi wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Baca jugaNicolo Barella dan Lorenzo Antarkan Timnas Italia ke Semi Final UEFA EURO 2020

Baca jugaMantap, Ini Madrasah Aliyah Pertama di Indonesia yang Muridnya Terima Vaksinasi Covid-19

Kemudian, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara yang melakukan penerbangan antar bandar udara (bandara) di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

"Orang yang akan melakukan perjakanan dengan moda transportasi udara yang melakukan penerbangan dari atau ke bandara selain yang disebutkan tadi, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia," kata Ganip dalam SE itu. 

Sementara bagi pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan laut wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: BPMI

tags
Artikel Rekomendasi