INFO TERBARU bagi Rektor PTN, Sekjen Kemendikbud Tegas Larang PTN Rekrut Dosen Tetap Non PNS mulai 1 Desember 2021

Ikhsan Taufik Ramadhan - Sabtu, 16 Oktober 2021, 18:30 WIB

INFO TERBARU bagi Rektor PTN, Sekjen Kemendikbud Tegas Larang PTN Rekrut Dosen Tetap Non PNS mulai 1 Desember 2021INFO TERBARU bagi Rektor PTN, Sekjen Kemendikbud Tegas Larang PTN Rekrut Dosen Tetap Non PNS mulai 1 Desember 2021/unpad.ac.id

FIXINDONESIA.COM - Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia dilarang merekrut Dosen Tetap Non PNS mulai tanggal 1 Desember 2021. Hal ini berdasarkan surat Nomor. 68446/A.A3/T.I.00.02/2021 perihal Pemberian NIDN bagi Dosen Non ASN di PTN tertanggal 14 Oktober 2021 yang ditandatangani Sekjen kemendikbud, Suharti yang ditujukan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri.

Dalam surat tersebut, sejak tanggal 1 Desember 2021, Perguruan Tinggi Negeri tidak diperkenankan mengangkat dosen tetap non pns. Pemenuhan kebutuhan dosen dapat dipenuhi melalui pengusulan formasi ASN, atau dapat mengangkat dari unsur profesional sebagai dosen tidak tetap.

Baca juga: Catat! Inilah 10 Kampus Terbaik di Bandung, Bisa Jadi Pertimbangan Anda untuk Masuk Perguruan Tinggi

Surat ini juga menyatakan, bagi perguruan tinggi yang telah merekrut dosen baru dengan skema dosen tetap non ASN dapat mengusulkan NIDN dosen dimaksud paling lambat 30 November 2021.

Suharti dalam surat juga menyatakan bahwa, bagi dosen yang telah mendapatkan NIDK yang berstatus dosen penuh waktu (bukan dari praktisi) dapat diusulkan perubahannya dari NIDK ke NIDN.

Suharti juga menambahkan bahwa, bagi dosen yang sudah mendapatkan NIDN dan belum ASN agar dapat diusulkan mengikuti seleksi ASN (PNS/PPPK).

Baca juga: ASN dan PPT Non-ASN Wajib Lakukan Pemutakhiran Data di Aplikasi MySAPK

Berdasarkan penelusuran FIXINDONESIA.COM dalam memenuhi kebutuhan dosen, berbagai kampus negeri telah mengangkat dosen dosen non pns melalui rekrutmen terbuka, seperti kampus Universitas Padjadjaran Bandung, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Indonesia Depok, Institut Teknologi  Bandung, Universitas Brawijaya Malang.

Editor: Ikhsan Taufik Ramadhan

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi