Hujan Lebat! Warga Sukabumi Waspada Banjir dan Longsor Mengancam!

Ruslan Sudrajat - Kamis, 11 November 2021, 17:30 WIB

Warga Sukabumi Harus Waspada Banjir dan Longsor MengancamWarga Sukabumi Harus Waspada Banjir dan Longsor Mengancam/@sirahbaliinfo

FIXINDONESIA.COM-  Hujan Lebat Warga Sukabumi harus waspada karena banjir dan longsor mengancam kehidupan masyarakat ditengah peralihan musim dari kemarau menuju musim hujan.

Di musim hujan yang lebat, warga Sukabumi harus waspada karena banjir dan longsor mengancam kehidupan masyarakat ditengah peralihan musim dari kemarau menuju musim hujan.

Derasnya intensitas hujan di Kota Sukabumi sejak Selasa 9 November 2021 sore menyebabkan bencana banjir dan longsor. Dimana hingga Selasa malam pukul 19.06 WIB, tercatat ada sebanyak 28 titik bencana yang dilaporkan.

Curah hujan yang begitu tinggi menyebabkan terjadinya bencana di Sukabumi, sehingga banjir dan longsor terus saja mengancam warga masyarakat Sukabumi.

Baca juga: Wajib Tahu! Lakukan 6 Hal Ini Agar Selamat dari Banjir di Musim Hujan

Baca juga: Intensitas Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu Longsor di PLTA Plengan

"Hari ini terjadi bencana di banyak titik di Sukabumi kota. Petugas terus melakukan pendataan titik dan dampaknya," ujar Kepala BPBD Kota Sukabumi Imran Wardani.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain, mengatakan hingga pukul 19.00 WIB, tercatat ada 19 titik bencana banjir, 8 lokasi bencana longsor, dan satu titik bencana angin kencang.

"Laporan terkait bencana terus bertambah, sampai pukul 7 malam ini tercatat ada 28 titik bencana yang didominasi banjir," kata dia.

Baca juga: WASPADA Banjir! Dalam Sepekan BNPB Catat Puluhan Kejadian hingga Tewaskan 9 Orang

Baca juga: Longsor di Cilame Sebabkan Akses Jalan Antara Kabupaten Bandung dan KBB Terancam Putus

Menurutnya banjir rata-rata merendam pemukiman warga. Bahkan di kawasan Kecamatan Baros Terminal tipe A KH. Ahmad Sanusi terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir diduga disebabkan saluran drainase yang tersendat, sehingga air meluap dan membanjiri terminal hingga pemukiman warga.

"Iya terminal terendam banjir," kata dia.

Di sisi lain, lanjut dia, bencana longsor membuat sebuah rumah di wilayah Gunung puyuh rusak berat. Beruntung penghuni rumah berhasil selamat.

"Longsor di Gunungpuyuh tidak ada korban, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri," ucap dia.

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi