Heboh 'Percuma Lapor Polisi', ICPW Sarankan 6 Bulan Sekali Anggota Polisi Dibina

Rinda Suherlina - Rabu, 27 Oktober 2021, 21:41 WIB

200 Orang Diduga Simpatisan HRS Diamankan PolisiIlustrasi polisi/Twitter TMC Polda Metro Jaya

FIXINDONESIA.COM - Belakang media sosial di Indonesia diramaikan dengan tagar #percumalaporpolisi.

Tagar tersebut merupakan bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat akan kinerja polisi dalam melayani pengaduan masyarakat yang terjadi di banyak daerah.

Kasus yang sempat menjadi sorotan adalah dugaan pemerkosaan yang dilakukan seorang ayah terhadap ketiga anak kandungnya di Luwu Timur.

Ibu dari ketiga anak tersebut melaporkan dugaan tersebut ke Polres Luwu Timur, namun pihak kepolisian tidak menindak lanjuti kasus tersebut karena kurangnya bukti.

Baca juga: Hasil Klasemen Sementara BRI Liga 1, Persib Bertengger Pucuk, Persebaya Geser Persija

Baru baru ini, #percumalaporpolisi kembali ramai, lantaran beredar sebuah video yang memperlihatkan sikap arogan seorang Kapolres dalam menindak anak buahnya yang berbuat salah.

Dalam video terlihat Kapolres Nunukan menghampiri anak buahnya lalu menendang serta memukuli anak buahnya hingga tersungkur.

Dengan banyaknya kasus yang mencoreng instansi kepolisian tersebut dengan tagar #percumalaporpolisi, Ketua Presidium Indonesia Civillian Police Watch (ICPW) Bambang Suranto menyarankan pihak kepolisian untuk bergerak cepat dalam mengevaluasi instansinya dengan pembinaan psikologi dan administrasi anggota.

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi