Heboh Pelecehan Seksual di KPI, Pakar Hukum Desak Pemerintah Bentuk Tim Independen

Siti Resa Mutoharoh - Senin, 6 September 2021, 18:23 WIB

Pakar Hukum UNJAHeboh Pelecehan Seksual di KPI, Pakar Hukum Desak Pemerintah Bentuk Tim Independen/Dok. Istimewa

FIXINDONESIA.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual di instansi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat masih menyedot perhatian publik. 

Kabar terbaru, sejumlah pegawai KPI Pusat yang menjadi terduga pelaku pelecehan seksual itu pun telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat pada hari ini Senin, 6 September 2021. 

Menanggapi kabar perkembangan dugaan pelecehan tersebut, Pakar Hukum Universitas Jambi, Arfa'i Sanifah Madjid mengungkapkan bahwa ada baiknya pemerintah membentuk tim independen untuk menyelidiki kasus ini.

Baca juga: Heboh Petisi Boikot Saipul Jamil di TV, KPI Akhirnya Angkat Bicara, Begini Katanya!

Baca juga: Sikap KPI soal Kontroversi Tayangan Saipul Jamil, Mulyo: TV Diminta Tak Membuka Kembali Trauma Korban

"Hal ini penting agar marwah lembaga KPI ini tetap terjaga dan mampu mempertahankan rasa percaya dari masyarakat. Berdasarkan hasil penyelidikan tim ini, nanti akan ditemui hukuman yang tepat bagi yang melanggar," ucapnya kepada FIXINDONESIA.COM, Senin 6 September 2021. 

Baca juga: Kata Pengamat soal Kasus Pelecehan Karyawan, Berhentilah Memojokan KPI dengan Memanfaatkan Kasus Ini!

Baca juga: Pengamat Penyiaran: Pimpinan KPI Baiknya Meminta Maaf

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi