Heboh Kemenkes Sempat Tolak Harga PCR Rp300 Ribu, Benarkah?

Rinda Suherlina - Senin, 1 November 2021, 10:52 WIB

Ilustrasi tes PCRIlustrasi tes PCR/FIXINDONESIA

FIXINDONESIA.COM - Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati mengatakan bahwa pemberitaan yang menyatakan Menteri Kesehatan menolak harga PCR Rp. 300 ribu tidaklah benar.

''Pemberitaan itu tidak Benar. Justru sudah kita tindaklanjuti dengan dikeluarkannya surat Edaran Direktur jenderal pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT- PCR yang berlaku sejak Rabu 27 Oktober,'' tegas drg Widyawati.

''Batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diturunkan menjadi Rp. 275 Ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp.300 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali. Penurunan tarif ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden,'' tambahnya.

Baca juga: Kumpulan Kata-kata Motivasi untuk Menyambut Bulan November 2021 yang Gak Lebay

Evaluasi dilakukan bersama dengan BPKP melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, terdiri dari komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai, komponen biaya administrasi, overhead, dan komponen biaya lainnya yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

drg. Widyawati menambahkan dengan harga PCR yang berlaku saat ini, Indonesia termasuk negara dengan harga PCR paling murah di ASEAN.***

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi