Hari Anak Sedunia 20 November, Inilah Sejarahnya

Firyal Nur Fadilah - Sabtu, 20 November 2021, 12:00 WIB

Hari Anak Sedunia, Inilah SejarahnyaHari Anak Sedunia, Inilah Sejarahnya/un.org

FIXINDONESIA.COM- Hari Anak Sedunia 20 November, Inilah Sejarahnya. Hari Anak Sedunia diperingati setiap 20 November. Peringatan hari anak ini dipersembahkan oleh UNICEF dari anak dan oleh anak. 

Diketahui dari website resmi United Nations, penetapan hari anak sedunia pertama kali adalah tahun 1954. Hari Anak Seduni diperingati untuk mempromosikan perihal kesadaran diantara anak-anak, meningkatkan kesejahteraan anak serta mengenai kebersamaan internasional.

Dilansir dari website resmi UNICEF pada tahun ini, Hari Anak Sedunia menekankan pentingnya mendengarkan ide dan permintaan anak-anak serta remaja. 

Pada pandemi COVID 19 menunjukan ketidaksetaraan berpengaruh pada setiap hak anak. Dimulai dari krisis iklim, pendidikan , mengakhiri rasisme dan diskriminasi hingga kesehatan mental. Saat ini, anak-anak dan remaja menyuarakan isu penting bagi generasi mereka dan menyuarakan orang dewasa untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

Hari Anak Sedunia ditetapkan pada tanggal 20 November karena di tahun 1959, majelis umum PBB mengesahkan mengenai deklarasi hak anak. Di tanggal yang sama pada tahun 1989, majelis umum PBB mengadopsi konvensi hak anak. 

Baca juga: 20 November Hari Anak Sedunia, Inilah Maknanya Tahun Ini

Sejak tahun 1990, Hari Anak Sedunia juga menandai peringatan tanggal Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi dan Konvensi tentang hak-hak anak. Hari Anak Sedunia merupakan titik inspirasi untuk mengadvokasi, mempromosikan serta merayakan hak anak-anak. 

Hari Anak Seduni juga menjadi momentum untuk menghargai pendapat anak dalam percakapan serta tindakan yang akan membangun dunia menjadi lebih ramah untuk anak-anak. Orang tua, kaum muda, pemerintah serta anak-anak memiliki peran penting dalam menjadikan Hari Anak Sedunia bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa. 

Editor: Firyal Nur Fadilah

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi