Hanya Vaksin AstraZeneca Ini yang Distribusi dan Penggunannya Dihentikan

Firda Rachmawati - Senin, 17 Mei 2021, 11:30 WIB

Ilustrasi vaksin Covid-19.Ilustrasi vaksin Covid-19./PIXABAY/torstensimon

FIXINDONESIA.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan tidak semua vaksin AstraZeneca yang distribusi dan penggunaannya dihentikan sementara.

Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin AstraZeneca yang dihentikan sementara hanya batch CTMAV547.

Menurutnya, pada batch CTMAV547 sedang dilakukan pengujian toksisitas dan sterilitas oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyusul laporan kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) fatal dari vaksin AstraZeneca.

Baca juga: Halal Bihalal, Tradisi Hari Raya Idul Fitri yang Hanya Ada di Indonesia

"Penghentian sementara batch CTMAV547 adalah bentuk upaya kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Sambil menunggu hasil investigasi dan pengujian dari BPOM yang kemungkinan memerlukan waktu satu hingga dua minggu," tuturnya.

Batch CTMAV547 saat ini berjumlah 448,480 dosis dan merupakan bagian dari 3,852,000 dosis AstraZeneca yang diterima Indonesia pada tanggal 26 April 2021. Batch vaksin ini sudah didistribusikan untuk TNI dan sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

Nadia memastikan Batch AstraZeneca selain CTMAV547 aman digunakan. Masyarakat pun diminta tidak perlu ragu menerima suntikan vaksin AstraZeneca.

Baca juga: 3.250 Pemudik Lakukan Rapid Test, Hanya 24 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi