Gelar FGD Migrasi Siaran TV Digital, KPID Jabar: Jangan Sampai Merugikan Masyarakat

Fikri Azhari Fuadilah - Selasa, 25 Mei 2021, 20:20 WIB

Gelar FGD Migrasi Siaran TV Digital, KPID Jabar: Jangan Sampai Merugikan MasyarakatGelar FGD Migrasi Siaran TV Digital, KPID Jabar: Jangan Sampai Merugikan Masyarakat/Fikri Azhari Fuadilah/Instagram/@adiyanaslamet

FIXINDONESIA.COM - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Menimbang Persiapan Analog Switch Off (ASO) di Jawa Barat”.

Acara tersebut diselenggarakan Selasa 25 Mei 2021, bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjajaran.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat, Adiyana Slamet mengungkapkan bahwa Analog Switch Off (ASO) bukan sekadar peralihan teknologi, lebih dari itu seharusnya kelebihan frekuensi ini bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga: Ahli Kesehatan Sebut Vaksin Masih Bisa Digunakan untuk Cegah Varian Baru Covid-19

"KPID Jabar juga telah melakukan sosialisasi migrasi analog ke digital di berbagai forum dan media,” ungkap Adiyana

Ia menambahkan, bahwa sebelumnya KPID Jabar sudah mencapai kesepakatan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkaitan diperlukannya Kepgub mengenai pelaksaan Migrasi Siaran Digital.

Ia mengharapkan, migrasi siaran digital ini jangan sampai merugikan masyarakat. Kepentingan publik harus betul-betul diutamakan dan bukan sekadar jargon

Baca juga: Tata Cara Sholat Gerhana yang akan Dilaksanakan Rabu, 26 Mei 2021 Besok

"KPID juga mendorong adanya sewa mux yang berkeadilan. Kepentingan publik jangan hanya jargon. Dengan sewa mux mahal, tv tv lokal akan rontok. 26 juta harga sewa perbulan mux di bandung raya, cukup mahal,” paparnya. 

Selain itu pemerataan siaran juga disoroti dalam kegiatan tersebut, jangan sampai masih ada wilayah yang belum bisa menikmati siaran digital.

"Kami juga mendorong agar adanya pendistribusian set top box segera dilakukan. Kami juga akan mendorong memastikan area blank spot dapat terlayani. Sehingga masyarakat dapat menikmati siaran digital. Contohnya area blank spot di jabar selatan," pungkasnya.***

Editor: Firda Rachmawati | Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi