Gawat! Luhut Pandjaitan Dikomplain Asing, Gegara Apa Ya?

Siti Resa Mutoharoh - Jumat, 27 Agustus 2021, 17:20 WIB

Gawat! Luhut Pandjaitan Dikomplain Asing, Gegara Apa Ya?Gawat! Luhut Pandjaitan Dikomplain Asing, Gegara Apa Ya?/@ luhut.pandjaitan

FIXINDONESIA.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku dikomplain negara asing lantaran Indonesia terkesan menjauhi produk luar negeri

"Beberapa negara asing hari ini komplain dan bertanya mengapa Indonesia sekarang terkesan menjauhi produk luar negeri didalam e-katalog nya. Saya tegaskan bahwa kedepan kami akan fokus untuk pengembangan produk dalam negeri. Ini berkat arahan dari Presiden @jokowi yg ingin agar produk dalam negeri berjaya di dalam negerinya sendiri bahkan kalau bisa berani bersaing hingga kancah global," kata Luhut dalam instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan.

Menurut Luhut, pemerintah menyadari bahwa Covid-19 kemungkinan besar bukan wabah terakhir yang akan dihadapi, sehingga harus terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pencegahan dan penanganan wabah serta mendorong investasi kesehatan untuk masuk, termasuk di bidang mutakhir seperti bioteknologi dan sistem informasi kesehatan. 

Baca juga: Peradi Kubu Otto Hasibuan Ajak Kubu Juniver Girsang dan Luhut Pangaribuan Bersatu

Baca juga: Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Sang Komando PPKM Darurat dan Putra dari Sopir Bus

"Alokasi anggaran kesehatan hari ini yang mencapai ratusan triliun, saya kira sudah saatnya direformasi dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri demi menciptakan multiplier effect' yang tinggi sehingga akan membawa kita menjadi suatu bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada produk luar negeri," jelasnya.

"Kita harus yakin bahwa kita bisa mengatasi dan mengendalikan pandemi ini secara bersama-sama. Dengan terus menjaga kedisiplinan kita meskipun kondisi hari ini sudah cukup membaik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya," sambung Luhut

Lebih lanjut Luhut menjelaskan, pandemi ini adalah musuh kita bersama, karena itu kita harus bekerja bersama-sama. Tidak ada yang boleh merasa lebih pintar sendirian. Kita harus bisa melihat dan memanfaatkan segala kesempatan yang ada di tengah-tengah situasi yang serba terbatas ini. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi