Fatwa MUI: Salat Jumat 2 Gelombang Hukumnya Tidak Sah!

Rinda Suherlina - Jumat, 13 Agustus 2021, 8:54 WIB

Ilustrasi: Salat TarawihIlustrasi: Salat Jumat/http://bakak.unisma.ac.id/

FIXINDONESIA.COM - Pelaksanaan Salat Jumat dua gelombang tidak sah, meskipun sebagai siasat untuk menjaga jarak selama masa pandemi virus corona (Covid-19).

Hal tersebut disepakati oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang merujuk pada hasil Fatwa MUI Nomor 5/Munas VI/MUI/2000 tentang Pelaksanaan Salat Jumat 2 Gelombang.

Kesepakatan fatwa tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Nasional VI MUI pada 25-28 Juli 2000.

Dalam surat fatwa itu, sejumlah nama yang tercantum membubuhkan tanda tangan yakni Umar Shihab selaku Ketua, dan Sekretaris, Dien Syamsuddin.

Baca juga: Yuk Ah Segera Buat Surat Keterangan Usaha Agar Bisa Cairkan Bansos UMKM Rp1,2 Juta

"Pelaksanaan salat Jumat dua gelombang (lebih dari satu kali) di tempat yang sama pada waktu yang berbeda hukumnya tidak sah, walaupun terdapat 'uzur syar'i (alasan yang dibenarkan secara hukum)," demikian tertulis dalam fatwa tersebut.

Sebelumnya diberitakan Surat Edaran Nomor 105 - Khusus /PP-DMI/A/VI/2020 berisi aturan solat Jumat ganjil genap sesuai nomor HP.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) menujukan surat edaran terkait kepada seluruh jajaran Pimpinan Wilayah/ Daerah DMI dan OKI/ Takmir Masjid seluruh Indonesia.

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi