Dugaan Kebocoran Data Pribadi, Komisi Informasi: Harus Diusut Tuntas!

Firda Rachmawati - Minggu, 23 Mei 2021, 17:28 WIB

Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Gede NarayaKetua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Gede Naraya/Kominfo.go.id

FIXINDONESIA.COM - Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Gede Narayana mengatakan kasus dugaan kebocoran data pribadi harus diusut hingga tuntas.

Menurutnya, kasus dugaan bocornya data dari salah satu institusi negara tersebut sangat berbahaya.

"Ini berbahaya, data pribadi itu bisa disalagunakan macam-macam oleh oknum-oknum untuk kepentingan pribadi maupun golongannya," ujar Gede Narayana saat dihubungi FIXINDONESIA.COM, Minggu 23 Mei 2021.

Baca juga: Ketahui 6 Masalah Pencernaan dan Siklus Buang Air Besar yang Sehat!

Dia mengatakan, otoritas-otoritas resmi yang harus mengusut kasus tersebut.

"Tentunya aparat hukum. Saya lihat dari Bareskrim mungkin bisa dan yang kedua ada Kominfo," katanya.

Akan tetapi, menurut Narayana, karena kasus tersebut merupakan sesama institusi negara, maka diperlukan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).

"RUU PDP mestinya dipercepat dipertegas, sehingga ada otoritas resmi, tentunya ada aparat hukum. Tapi kan kebocoran data pribadi ini rujukan dasarnya di mana, jadi pentingnya didorong untuk lahirnya Undang-undang data pribadi," tuturnya.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi