Dr. Tompi Protes Tarif Tes PCR Covid-19 Kemahalan, Minta Presiden Turunkan Harga

Rinda Suherlina - Jumat, 13 Agustus 2021, 13:40 WIB

Ilustrasi PCRIlustrasi PCR/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Kabar murahnya tarif PCR (polymerase chain reaction) di India menjadi sorotan netizen Indonesia.

Pasalnya pada 12 Agustus 2021 kabarnya tarif PCR di negara India yang semula 800 rupee (150 ribu rupiah) menjadi 500 rupee (96 ribu rupiah) dikisarkan dengan kurs hari ini. 

Warganet atau netizen Indonesia pun berharap pemerintah Indonesia bisa menurunkan harga tes PCR, terlebih bukti hasil negatif Covid saat ini juga digunakan sebagai bukti boleh atau tidaknya melakukan beberapa aktifitas tertentu.

Tes PCR dimaknai sebagai metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. 

Baca juga: Peringati HUT ke 76 RI! Begini Sejarah Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Hasil tes PCR memberikan keterangan positif atau negatif seseorang terhadap virus terkait dengan tingkat akurat lebih tinggi dari rapid test. Hal ini dijelaskan dr. V. Fridawati, dalam web resmi Primaya Hospital. 

Baru-baru ini, penyanyi sekaligus dokter Tompi membagikan tweetnya melalui akun twitternya yang bertuliskan,

“HARGA PCR ATAU SWAB HARUS SEMURAH2nya!!! NEGARA HARUS HADIR memastikan ini. Kenapa negara lain bs lebih murah dr kita saat ini? Bukankah Beli bayam 100 selalu lebih murah dari beli bayam 10. Ayo lah Bisa! Mhn kendalinya Pak @jokowi”

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi