Dokter Koko 'Jengkel', Ingin Ambil Alih Penanganan Covid-19 di Indonesia Tanpa Harus Ada Jabatan

Siti Resa Mutoharoh - Rabu, 21 Juli 2021, 10:45 WIB

Ilustrasi: Jepang mengkhawatirkan adanya gelombang keempat akibat varian baru virus koronaIlustrasi: Dokter Koko 'Jengkel', Ingin Ambil Alih Penanganan Covid-19 di Indonesia Tanpa Harus Ada Jabatan /freefik.com/recstockfootage

FIXINDONESIA.COM - Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Andi Khomeini Takdir Haruni mengaku greget melihat permintaan maaf Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Panjaitan (LBP). 

Sebelumnya, Luhut Binsar Panjaitan meminta maaf jika kebijakan PPKM Darurat belum optimal menekan kasus Covid-19 di Indonesia. 

Selain soal Luhut Binsar Panjaitan, dokter yang juga menjadi salah satu vaksinator istana itu 'jengkel' mendengar Presiden Jokowi yang bertanya kepada para menteri tentang PPKM Darurat

Baca juga: Resep Olahan Daging Sapi Krengsengan: Makanan Khas Pulau Jawa Nan Manis dan Lezat

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang: 20 Juta Orang Bakal Kebagian BLT Rp600 Ribu dan Beras 10 Kg, Ini Syaratnya

Ia mengaku ingin mengambil alih penanganan Covid-19 di Indonesia selama 3 bulan saja. 

"Liat maafnya pak LBP & denger suara pak Jkw saat nanya ke menteri2 beliau bagaimana PPKM, rasanya pengen raise hand aja, trus bilang... Sini deh pak. Kasih akses 3 bulan. 3 bulan aja," ujar pria yang kerap disapa Dokter Koko dalam cuitan Twitter @dr_koko28. 

Dokter Koko juga mengatakan tak perlu jabatan apapun untuk menangani pandemi Covid-19. Sebab hal ini berkaitan dengan 272 juta jiwa masyarakat Indonesia. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi