DD Tak Kunjung Cair, Kepala Desa di Kabupaten Bandung Meradang

Agus Satia Negara - Kamis, 15 April 2021, 18:45 WIB

Sekda Kabupaten Bandung Dedi Taufik angkat suara soal terhambatnya pencairan Dana Desa (DD)Sekda Kabupaten Bandung Dedi Taufik angkat suara soal terhambatnya pencairan Dana Desa (DD)/Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

FIXINDONESIA.COM - Kepala desa (Kades) di Kabupaten Bandung mulai meradang lantaran status kepala daerahnya masih belum definitif pasca berakhirnya masa jabatan Bupati Dadang Naser.

Hal tersebut berakibat pada terhambatnya pencairan Dana Desa (DD) di Kabupaten Bandung.

Seperti diketahui, mekanisme DD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), diatur oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI melalui Nomor 222/PMK.07/2020 Tentang Pengelolaan Dana Desa.

Di mana proses transfer dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD) melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), memerlukan Surat Kuasa Pemindahbukuan yang ditandatangani kepala daerah.

“Surat kuasa ini harus ditandatangani minimal oleh penjabat bupati, tidak bisa oleh pelaksana harian bupati atau penjabat sekda. Saya sudah tandatangani surat kuasanya, nanti itu diserahkan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) Bandung II. Mudah-mudahan DD segera bisa dicairkan,” ungkap Penjabat (Pj.) Bupati Bandung Dedi Taufik dalam keterangan resminya, Kamis 15 April 2021.

Baca juga: Duh, Ternyata 9 Produk Kecantikan Ini Sebenarnya Tak Terlalu Berguna

Baca juga: Jadwal Adzan Magrib Hari Ini, 15 April 2021: Bandung, Bogor dan Bekasi

Dedi menjelaskan, penyerahan surat kuasa ke KPPN dilakukan secara daring. Di mana soft copy surat diunggah melalui aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Administrasi Negara (OM SPAN) oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). 

Editor: Agus Satia Negara

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terkait