Cokelat Pahit Ternyata Bisa Kurangi Stres, Simak Penjelasannya di Sini

Firda Rachmawati - Selasa, 9 Maret 2021, 20:00 WIB

Cokelat pahit ternyata bisa  redakan stressCokelat pahit ternyata bisa redakan stress/Pixabay/Stocksnap

FIXINDONESIA.COM - Penelitian baru membuktikan bahwa cokelat pahit benar-benar mengurangi stres, berdasarkan hasil dua penelitian baru dari Loma Linda University di California. Penemuan ini dipresentasikan pekan ini pada pertemuan tahunan Experimental Biology 2018 di San Diego, dan menunjukkan bahwa makan cokelat pahit dengan konsentrasi kakao tinggi (setidaknya 70 persen) juga memiliki efek positif pada peradangan, mood, memori, dan kekebalan.

Meskipun manfaat dari flavonoid yang ditemukan dalam cokelat sudah diketahui sejak lama, ini adalah serangkaian penelitian pertama untuk mengetahui efek pada manusia "untuk menentukan bagaimana cokelat pahit dapat mendukung kesehatan kognitif, endokrin dan kardiovaskular."

"Selama bertahun-tahun, kami telah melihat pengaruh cokelat hitam pada fungsi-fungsi neurologis dari sudut pandang kandungan gula - semakin banyak gula, semakin bahagia kita," ujar ketua peneliti Lee S. Berk, asosiasi dekan urusan penelitian di School of Allied Health Professions dan peneliti di bidang psychoneuroimmunology dan ilmu makanan dari Loma Linda University, dalam keterangan pers.

Baca juga: Konsumsi 4 Jenis Vitamin Ini untuk Perkuat Tubuh di Musim Hujan

"Ini adalah pertama kalinya kami melihat dampak dari sejumlah besar kakao dalam dosis sekecil cokelat batangan berukuran biasa pada manusia dalam jangka pendek atau panjang. Studi ini menunjukkan kepada kita bahwa semakin tinggi konsentrasi kakao, semakin positif dampaknya pada kognisi, memori, suasana hati, kekebalan dan efek menguntungkan lainnya."

Tidak hanya lezat, cokelat pahit memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Selain kaya serat, besi, magnesium, tembaga, mangan, dan mineral lainnya,cokelat pahit penuh antioksidan, dapat menurunkan tekanan darah, baik untuk kulit Anda, dan bahkan dapat meningkatkan fungsi otak.

Sebuah penelitian di Kanada terhadap hampir 45.000 orang bahkan menemukan bahwa makan cokelat dapat menurunkan risiko stroke.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi