CEK FAKTA: Tubuh Bisa Terkoneksi dengan Bluetooth Usai Divaksin Covid-19

Siti Resa Mutoharoh - Jumat, 28 Mei 2021, 13:25 WIB

Ilustrasi Vaksin ADP (Shammil)Ilustrasi CEK FAKTA: Tubuh Bisa Terkoneksi dengan Bluetooth Usai Divaksin Covid-19 /Shammil Fachrial Suryapraja/FIX Indonesia

FIXINDONESIA.COM - Cek fakta tubuh manusia mempunyai daya magnetis dan dapat terkoneksi dengan bluetooth setelah divaksin Covid-19. 

Video viral bermula dari di Facebook oleh akun bernama Rachy Rach, ia membagikan postingan video dengan disertai narasi yang menyatakan bahwa, nenek dan ayahnya memiliki daya magnet setelah disuntik vaksin COVID-19, AstraZeneca dan Pfizer. 

Tidak hanya itu, ia juga mengklaim ayah dan ibunya bisa tersambung ke bluetooth setelah disuntik vaksin Covid-19.

Baca juga: CEK FAKTA: Bawang Merah dan Garam Laut Bisa Melawan Covid-19

Bahkan Rachy menyertakan video untuk membuktikan klaimnya tersebut. Nampak dalam video itu sebuah benda logam yang berhasil menempel pada lengan bekas suntikan vaksin, ia juga menyertakan foto yang menunjukkan kode bluetooth yang ia percaya adalah kode dari orang tuanya.

Peneliti vaksin dan profesor biologi sel dan perkembangan di Fakultas Kedokteran Universitas NorthwesternDr, Thomas Hope, menjelaskan vaksin Covid-19 pada dasarnya terdiri dari protein dan lipid, garam, air, dan bahan kimia yang menjaga PH.

Sehingga tidak ada bahan apapun yang dapat berinteraksi dengan magnet. Selain itu, otoritas kesehatan di AS dan Kanada menegaskan bahwa tidak ada jenis vaksin Covid-19 yang memiliki bahan berbasis logam.

Adapun sebab logam menempel pada lengan bekas suntikan vaksinasi, sebagaimana yang ditunjukkan pada video Rachy, dimungkinkan karena kelembapan permukaan kulit, sehingga benda tersebut mampu menempel.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: Covid19.go.id

tags
Artikel Rekomendasi