Cegah Harga Naik Gila-gilaan, Akhirnya Menkes Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Rinda Suherlina - Minggu, 4 Juli 2021, 16:00 WIB

Ilustrasi: Pemerintah resmi mengonfirmasi dua kasus mutasi virus Covid-19 dengan kode B117, DPR desak pemerintah lakukan langkah preventifIlustrasi: virus Covid-19/Arek Socha/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga eceran tertinggi obat terapi COVID-19

Meningkatnya angka positif kasus COVID-19 kebutuhan obat yang dianggap potensial dan sudah dipakai dalam terapi COVID-19 menjadi tinggi. 

Hal itu lantaran obat tersebut dimanfaatkan oleh sebagian pelaku usaha untuk menaikan harga jual obat kepada masyarakat.

''Harga eceran tertinggi ini merupakan harga jual tetinggi obat di Apotek, Instalasi farmasi, RS, klinik dan Faskes yang berlaku di seluruh Indonesia,'' kata Budi pada Konferensi Pers secara virtual, Sabtu 3 Juli 2021.

Baca juga: Simak! Begini Aturan Pengetatan Perjalanan di Masa PPKM Darurat

Ada 11 obat yang ditetapkan harga eceran tertinggi sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan tersebut, antara lain :

1. Favipiravir 2OO mg (Tablet) Rp.22.500 per tablet

2. Remdesivir IOO mg (Injeksi) Rp.510.000 per vial

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi