Catat! ASN dan PPT Non ASN Wajib Memutakhirkan Data di Aplikasi MySAPK Paling Lambat 31 Oktober 2021

Siti Resa Mutoharoh - Senin, 25 Oktober 2021, 11:11 WIB

 

illustrasi CPNS 2021illustrasi Catat! ASN dan PPT Non ASN Wajib Memutakhirkan Data di Aplikasi MySAPK Paling Lambat 31 Oktober 2021/Odua/Freepik

FIXINDONESIA.COM – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Pimpinan Tinggi  (PPT) Non ASN wajib memutakhirkan data di aplikasi MySAPK paling lambat 31 Oktober 2021.

Kebijakan itu tertuang dalam surat BKN Nomor 12998/BSI.01.01/SD/EIII/2021 tanggal 14 Oktober 2021.

Berdasarkan surat tersebut, bahwa instansi diharapkan dapat memaksimalkan perpanjangan waktu tersebut untuk percepatan penyelesaian proses pengusulan Pemutakhiran Data Mandiri.

Baca juga: Duaar! Sekjen Kemdikbudristek Larang PTN Ajukan NIDN Dosen Non PNS Setelah 30 November 2021

Baca juga: INFO TERBARU Bagi Rektor PTN, Sekjen Kemendikbud Tegas Ultimatum PTN, Arahkan dosen NIDN yang Belum ASN Ikut Seleksi

Adapun cara untuk mengajukan usul Pemutakhiran Data Mandiri, ASN dan PPT Non-ASN bisa mengakses aplikasi MySAPK dengan menggunakan username dan password dan memilih menu Update Data Mandiri pada website mysapk.bkn.go.id untuk melanjutkan proses pemutakhiran data mandiri.

Jika email yang digunakan tidak sesuai maka pengguna dapat menghubungi instansi untuk dapat dilakukan perbaikan email.

Selanjutnya pengguna dapat memverifikasi dan memvalidasi data pada setiap riwayat serta mengunggah dokumen pendukung untuk melengkapi riwayat.

Baca juga: Resmi! Kemdikbudristek Luncurkan Jadwal Baru Tahapan Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Guru Honorer Wajib Pantau!

Baca juga: Kabar Baik dari Nadiem untuk Guru Honorer! 173.329 Guru Honorer Lulus Ujian Seleksi Tahap Pertama ASN PPPK

Apabila data yang tersimpan saat ini tidak sesuai dengan data terkini. Usul pemutakhiran data untuk setiap riwayat hanya dapat dilakukan untuk satu data terakhir/terkini berikut dengan dokumen pendukung masing-masing kecuali riwayat SKP, riwayat keluarga, dan riwayat CLTN.

Usul pemutakhiran data oleh ASN dan PPT NonASN akan diverifikasi dan disetujui oleh Instansi dan BKN sesuai dengan kewenangan data masing-masing.

 Apabila data yang diusulkan sesuai dengan dokumen pendukung maka akan dilakukan persetujuan oleh verifikator Instansi dan BKN, sedangkan jika data yang diusulkan tidak sesuai maka akan ditolak oleh verifikator instansi. Seluruh proses pengusulan pemutakhiran data dapat dipantau oleh pengguna melalui aplikasi.***

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terkait