BPOM Tak Izinkan Vaksin Nusantara, Uji Klinis Jalan Terus

Salma Aulia | Agus Satia Negara - Jumat, 16 April 2021, 9:08 WIB

Vaksinasi insan media Kota Bandung.Ilustrasi: uji klinis vaksin Nusantara./Humas Kota Bandung

FIXINDONESIA.COM - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny Kusumastuti Lukito menyatakan vaksin Nusantara belum bisa melanjutkan ke tahap uji klinis selanjutnya.

Pasalnya, dari hasil uji klinis tersebut diketahui ada beberapa syarat yang belum terpenuhi, di antaranya cara pembuatan obat yang baik (Good Manufacturing Practice), Cara Uji Klinik yang Baik (Good Clinical Practical), Proof of Concept, serta Good Laboratory Practice. 

Menurut Penny, pihaknya mendukung  berbagai macam pengembangan vaksin, namun harus memenuhi kaidah-kaidah ilmiah, agar terjamin keamanannya, bermutu juga berkhasiat. 

"Jika standar-standar tidak dipenuhi, maka vaksin akan bermasalah di kemudian hari dan tidak bisa lanjut ke proses selanjutnya," tuturnya, seperti dikutip dari keterangan resminya dalam kegiatan Workshop Pengawalan Vaksin Merah Putih, Selasa 13 April 2021.

Kendati demikian, pernyataan BPOM tersebut tak menjadikan uji klinis vaksin Nusantara berhenti. Sejumlah anggota Komisi IX DPR, menjadi relawan dalam uji klinis vaksin yang digagas oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Uji klinis dilaksanakan di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu, 14 April 2021. 

Baca juga: OALAH! Ternyata Ini Penghambat Investasi di Indonesia

Baca juga: Kemendikbud dan Kemenristek akan Dilebur, Ini Tanggapan DPR RI

Tak hanya beberapa anggota DPR, mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, juga mengikuti uji klinis vaksin fase kedua tersebut. 

Editor: Agus Satia Negara

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terkait