Bolehkah Mengqadha Sholat Gerhana Bulan? Begini Jawaban Ustadz Ali Zainal Abidin

Siti Resa Mutoharoh - Selasa, 25 Mei 2021, 16:02 WIB

ilustrasi: Amalan Nisfu Syaban 1142 H, Niat Puasa dan Doa Setalah membaca Surat Yasinilustrasi: Bolehkan Mengqadha Sholat Gerhana Bulan? Begini Jawaban Ustadz Ali Zainal Abidin/chiplanay/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Bolehkan umat muslim mengqadha sholat gerhana bulan karena tidak sempat melaksanakannya ketika gerhana berlangsung? Berikut ini jawaban Pengajar di Pondok Pesantren Annuriyah, Kaliwining, Rambipuji, Jember, Ustadz M. Ali Zainal Abidin. 

Gerhana matahari dan bulan merupakan dua fenomena alam yang menjadi perhatian syariat. Karena itu, umat Islam dianjurkan melaksanakan shalat pada saat salah satu dari dua gerhana tersebut masih berlangsung. 

Shalat yang dilaksanakan pada saat gerhana matahari biasa dikenal dengan nama shalat khusuf. Sedangkan shalat yang dilaksanakan pada saat gerhana bulan dikenal dengan nama shalat kusuf. Hukum menunaikan dua shalat ini adalah sunnah.

Baca juga: Tata Cara Sholat Gerhana yang akan Dilaksanakan Rabu, 26 Mei 2021 Besok

Baca juga: Ketua KPID Jabar: Migrasi TV Digital Bisa Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat

Dalam salah satu hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

 “Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan tidak terjadi sebab mati atau hidupnya seseorang, tetapi itu merupakan salah satu tanda kebesaran Allah ta’ala. Karenanya, bila kalian melihat gerhana matahari dan gerhana bulan, bangkit dan shalatlah kalian,” (HR Bukhari Muslim).

Waktu pelaksanaan shalat dua gerhana ini dimulai pada saat gerhana matahari atau gerhana bulan berlangsung. Sedangkan batas akhir pelaksanaan dua shalat gerhana ini secara tegas disampaikan dalam kitab Fath al-Qarib al-Mujib: 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: NU Online

tags
Artikel Rekomendasi