Bertahan di Tengah Pandemi, Petani Bunga Cihideung Mampu Raup Jutaan Rupiah

Firda Rachmawati | Agus Satia Negara - Senin, 26 April 2021, 14:40 WIB
Ketua Gapoktan Cihideung Aef Saepudin saat memantau bunga polyrose yang ditanamnya./Agus Satia Negara/dok. pribadi

Baca juga: Bun, Iniloh Cara Melindungi Masa Depan Anak-anak

Lebih jauh Aef menerangkan, dalam sebulan sekitar 200-500 polybag bunga yang ditanamnya bisa terjual ke wilayah Jabodetabek, bahkan ke Palembang.

"Kalau polyrose bisa mencapai ribuan," terangnya.

Dikatakan Aef, harga yang ditawarkan untuk setiap jenis bunga yang dijualnya cukup bervariatif, mulai dari Rp2.500 hingga Rp5.000.

"Paling murah Rp2.500 hebras rambat, polyrose standar Rp5.000 ribu," katanya.

Baca juga: Lahirnya Bayi Elang Jawa, Satwa Langka Endemik Pulau Jawa

Aef mengaku, dirinya mulai merintis usaha di bidang tanaman hias ini sejak lulus dari SMA tahun 1986.

"Hingga saat ini omzet yang diraup per bulan bisa mencapai Rp5-6 juta ke atas," ujarnya.

Bunga-bunga tersebut diproduksi di lahan seluas 500 meter. Beragam bunga yang dihasilkan, di antaranya

pitunia, pentas, telenia dan gelang merah.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi