Bertahan di Tengah Pandemi, Petani Bunga Cihideung Mampu Raup Jutaan Rupiah

Firda Rachmawati | Agus Satia Negara - Senin, 26 April 2021, 14:40 WIB

Ketua Gapoktan Cihideung Aef Saepudin saat memantau bunga polyrose yang ditanamnya.Ketua Gapoktan Cihideung Aef Saepudin saat memantau bunga polyrose yang ditanamnya./Agus Satia Negara/dok. pribadi

FIXINDONESIA.COM - Setahun lebih Indonesia dalam kepungan pandemi Covid-19.

Dampak yang dimunculkan pun cukup dahsyat, beragam sektor mengalami kelumpuhan, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, budaya, termasuk ekonomi.

Tak terkecuali para petani bunga di Cihideung, yang mengalami penurunan penjualan hingga 30 persen.

Baca juga: Bisakah Kaum Muda Terkena Stroke? Simak Penjelasannya di Sini

Kendati demikian, Aef Saepudin (54) Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cihideung mengaku, pasca seminggu puasa penjualan kembali normal.

"Memasuki masa lebaran akan mengalami penurunan kurang lebih dua minggu," ujarnya kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Aef menuturkan, di tengah pandemi Covid-19 bunga polybag tetap bisa bertahan, sementara bunga potong mengalami penurunan drastis.

"Tahun 2020 di awal pandemi sempat tidak laku hingga 5 bulan, kemudian dibuang," tuturnya.

Editor: Firda Rachmawati

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi