Benarkah Pasang Behel Bisa Akibatkan Kematian? Begini Penjelasan Dokter

Rinda Suherlina - Selasa, 24 Agustus 2021, 11:59 WIB

Ilustrasi pemakaian kawat gigi atau behelIlustrasi pemakaian kawat gigi atau behel/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Belakangan ramai peristiwa siswi SMK di Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara meninggal dengan dugaan infeksi setelah pemasangan behel (kawat gigi). 

Kabarnya, luka terjadi setelah dua pekan pemakaian. Luka ini disebabkan karena kawat penyangga pada gigi lepas.

Hasil pengembangan kasus oleh Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Bambang Priyatno menunjukkan bahwa korban meninggal karena infeksi

Baca juga: LINK LIVE STREAMING Opening Ceremony Paralimpiade Tokyo 2020

Penjelasan Dokter 

Pemasangan behel (kawat gigi) harus dengan pertimbangan keadaan gigi. Pertimbangan ini harus didasarkan pada diagnosis ahli yaitu dokter gigi.

Dokter Andreas Wilson Setiawan selaku Medical Editor dan General Practitioner pada salah satu Rumah Sakit di Semarang membenarkan terkait beberapa risiko yang diakibatkan oleh pemakaian behel, antara lain:

a. Resorpsi Akar
Resorpsi akar bermakna pemendekan akar gigi.
b. Cedera 
Pasien berpotensi mengalami cedera sebab kawat dan bracket yang berbenturan dengan bagian dalam bibir dan pipi.
c. Potensi Gigi kembali ke bentuk semula

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi