Belum Banyak yang Tahu, Ini Bedanya Rujak Cingur 'Biasa' dan 'Matengan'

Firda Rachmawati - Jumat, 19 Maret 2021, 14:08 WIB

Rujak cingurRujak cingur/Tangkapan layar/YouTube/dapurcantik

FIXINDONESIA.COM - Tak hanya kaya akan budayanya, Indonesia juga kaya akan kulinernya.

Setiap daerah di Indonesia, bahkan mempunyai kuliner khasnya masing-masing.

Salah satunya kuliner asal Surabaya ini yaitu rujak cingur.

Bagi kamu yang ingin mencicipi rujak cingur ini, bisa menemukannya di daerah Jawa Timur.

Baca juga: Inilah Tata Cara Pembayaran Biaya UTBK SBMTPN 2021 Melalui Bank BRI

Dalam bahasa Jawa akap, cingur berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan.

Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, belakang ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang.

Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, cairan matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang sedang muda (pisang klutuk).

Baca juga: Makanan Populer, Ternyata Beginiloh Resep Mengolah Sei, Cita Rasa Daging Asap dari Timor

Editor: Firda Rachmawati

Sumber: Berbagai Sumber

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot