Batal Puasa Ramadan? Ini Konsekuensi yang Harus Ditanggung

Agus Satia Negara | Ajeng Dwita Ayuningtyas - Jumat, 16 April 2021, 20:22 WIB

Ilustrasi: konsekuensi yang harus ditanggung ketika batal puasa RamdanIlustrasi: konsekuensi yang harus ditanggung ketika batal puasa Ramdan/Freefik.com/

FIXINDONESIA.COM - Dalam Surat Al-Baqarah ayat 183, disebutkan hukum puasa bulan Ramadan adalah wajib. Hadist Nabi Muhammad SAW tentang rukun Islam pun menyebutkan demikian. 

Akan tetapi, ada hal-hal lain yang membuat manusia kesulitan untuk menjalankan puasa Ramadan. Bagaimana hukumnya?

Syekh Nawawi menjelaskan, perkara batalnya puasa dan konsekuensinya terbagi menjadi empat :

1. Wajib mengqadha dan membayar fidyah

Hal ini dilakukan ketika batal puasa karena kondisi yang mengkhawatirkan orang lain, seperti ibu menyusui yang mengkhawatirkan kondisi bayinya apabila ia berpuasa. 

Perkara lainnya, yaitu belum terpenuhinya hutang puasa Ramadhan tahun kemarin karena membuang-buang waktu dan tidak cukup untuk mengqadhanya

Baca juga: Update: Pertamina Ungkap Stok LPG Subsidi 3 Kg di Jabar

2. Wajib qadha tanpa fidyah

Editor: Agus Satia Negara

Sumber: NU Online

tags
Artikel Rekomendasi
terkait