Banyak Dikritik, ini Penjelasan Menkes Budi soal Vaksin Gotong Royong Berbayar

Rinda Suherlina - Selasa, 13 Juli 2021, 11:00 WIB

Vaksin Merah Putih dari Unair Siap Digunakan Awal Tahun 2022Ilustrasi Vaksin Gotong Royong/Ali Raza/Pixabay

FIXINDONESIA.COM - Baru-baru ini vaksin gotong royong menjadi perbincangan hangat banyak pihak hingga menuai pro dan kontra.

Pasalnya vaksin individu berbayar itu dinilai tidak tepat di tengah gentingnya kasus Covid-19 di Indonesia, beberapa pihak bahkan menilai pemerintah mengkomersialkan kesehatan rakyat.

Terkait hal iyu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan terkait vaksin gotong royong itu.

Ia menjelaskan bahwa vaksinasi gotong royong Individu merupakan opsi untuk masyarakat untuk memilih vaksin tersebut atau tidak.

Baca juga: Alhamdulillah! Beras hingga 300.000 Paket Obat Gratis untuk Pasien Covid-19 Dibagikan Mulai Besok

''Prinsipnya pemerintah membuka opsi yang luas bagi masyarakat yang ingin mengambil vaksin gotong royong baik melalui perusahaan maupun melalui individu,'' katanya dalam konferensi pers virtual, Senin 12 Juli 2021.

Vaksinasi Gotong Royong diperluas untuk individu karena banyak pengusaha-pengusaha yang belum bisa mendapatkan akses program vaksin gotong royong melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

''Jadi ada beberapa misalnya perusahaan-perusahaan pribadi atau perusahaan-perusahaan kecil itu juga mereka mau mendapatkan akses ke vaksin gotong royong, tetapi belum bisa masuk melalui programnya Kadin, itu dibuka,'' kata Menkes.

Editor: Rinda Suherlina

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi