Banjir dan Longsor NTT Disebabkan Siklon Tropis Seroja, BMKG Nilai Tak Lazim

Fahrurrazi Assyar Halim - Rabu, 7 April 2021, 13:24 WIB

Polri memberikan bantuan untuk korban bencana di NTTPolri memberikan bantuan untuk korban bencana di NTT/bnpb.go.id

FIXINDONESIA.COM - Bencana Banjir dan Longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diakibatkan Siklon Tropis Seroja yang terjadi di wilayah tersebut.

Bencana alam yang menewaskan puluhan korban jiwa tersebut terjadi Minggu 4 April 2021 dini hari, BMKG menilai Kejadian tersebut sebagai bencana alam dahsyat dan tidak lazim.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, Ia menyebutkan bahwa Siklon tropis yang menjadi pemicu Banjir dan longsor di NTT tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Seroja ini baru yang pertama kali benar-benar cukup dahsyat, karena masuk sampai ke daratan. Ini yang tidak lazim," ujar Dwikorita seperti disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 4 April 2021.

Baca juga: Polda Metro Jaya Akan Gelar Operasi Keselamatan Guna Edukasi Masyarakat Terkait Larangan Mudik

Menurut Dwikorita, sejak 2008 Indonesia sudah mengalami 10 siklon tropis Seroja. Siklon pertama terjadi satu kali pada 2008, kemudian 2010 dan 2014 dimana artinya ada selang 2-4 tahun setiap siklon yang terbentuk.

"Tetapi sejak 2017, itu setiap tahun selalu terjadi," ucapnya.

Editor: Fahrurrazi Assyar Halim

Sumber: PMJ News

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot