Awas! Pelaku Industri Tak Laporkan Kasus Covid-19 di Lingkungannya Bisa Didenda hingga Diproses Secara Hukum

Firda Rachmawati - Jumat, 25 Juni 2021, 20:10 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil./Humas Jabar/Pipin

FIXINDONESIA.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menegaskan kepada para industri yang tidak melaporkan kasus Covid-19 akan diberi teguran hingga diproses secara hukum.

"Saya mengimbau, saya akan mengirim surat teguran kepada beberapa industri yang beberapa tidak melaporkan, kepada Satgas Covid-19 di daerahnya," katanya.

Menurut gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini, ada empat urutan sanksi yang akan diberikan kepada industri yang tidak melaporkan. Pertama adalah berupa teguran lisan, kemudian naik ke teguran tertulis, lalu denda, bahkan bisa hingga diproses secara hukum. 

Baca juga: Pemerintah Konversi Tiga Rumah Sakit untuk Tangani Pasien Covid-19

"Tindakan tegas tersebut bertujuan untuk mengingatkan para pelaku industri yang enggan melaporkan kasus Covid-19. Gara-gara industri tidak melaporkan terjadilah perpindahan kasus dari industri ke rumah tangga, yang disebut klaster rumah tangga," ucapnya. 

Kang Emil juga meminta kepada Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk memberikan informasi kepada para pelaku industri terkait pelaporan kasus Covid-19.

"Maka saya mengimbau kepada industri yang ada kasus mohon melaporkan ke Satgas masing-masing. Kalau dianggap tidak jelas alurnya, saya titip Ibu Bupati pasang baliho alur bagaimana melaporkan dari industri jadi, tidak ada alasan," tuturnya. 

Baca juga: Pemerintah Konversi Tiga Rumah Sakit untuk Tangani Pasien Covid-19

Editor: Firda Rachmawati

Sumber: Humas Jabar

tags
Artikel Rekomendasi