ASYIK! DPR RI Setuju BLT UMKM Rp2,4 Juta Diperpanjang Hingga 2021: Penerima Harus Tepat Sasaran

Siti Resa Mutoharoh - Kamis, 4 Maret 2021, 15:16 WIB

BLT UMKMBLT UMKM/FIXINDONESIA.COM/FIXINDONESIA.COM/FIXINDONESIA.COM

FIX INDONESIA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM Rp2,4 juta semasa pandemi Covid-19. 

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menilai, bahwa bantuan yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah itu baik lantaran telah terbukti mampu membangkitkan perekonomian para pengusaha. 

Namun di samping itu, berdasarkan laporan evaluasi BLT UMKM Rp2,4 juta tahun 2020, Nevi menjelaskan terdapat 44,8 persen  UMKM yang kapasitas dan kinerja meningkat, serta 51,5 persen UMKM usahanya kembali beroperasi.  

Legislator asal Sumatera Barat ini meminta agar anggaran besar yang mencapai triliunan ini, jangan sampai hanya sekedar seremoni tanpa ada substansi.

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka, Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Ingin Lolos Seleksi

"Penerima manfaat BPUM harus tepat sasaran. Ada 12 juta penerima BPUM 2020. Pemerintah harus memiliki data yang kuat dan memastikan Validasinya pada penerima bantuan. Ini sangat penting agar penerima manfaat bantuan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai bantuan ini dimanfaatkan oleh pihak tertentu karena adanya persoalan data yang tidak tepat," ujar Nevi sebagaimana dilansir FIXINDONESIA.COM dari laman DPR RI.

Nevi menjelaskan, Komisi VI DPR RI telah membuat keputusan bahwa pihaknya mendukung usulan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melaksanakan Program BPUM Tahun 2021 sebesar  Rp 28,8 triliun yang diperuntukan bagi 12 juta pelaku usaha mikro dengan perbaikan sistem pelayanan agar lebih mudah dan tepat sasaran.

"Kami di DPR sangat meminta dengan tegas agar Kementerian Koperasi dan UKM dapat merealisasikan pelaksanaan anggaran secara transparan, tepat sasaran dan tepat guna sesuai dengan prinsip Good Governance dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Nevi.

Dia menambahkan,  ketepatan sasaran pada penyaluran BLT UMKM Rp2,4 juta ini tidak mudah.  Selain persoalan data yang perlu validasi terus menerus lanjutnya, juga pada persolan proses penyalurannya. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi