Apakah Vaksinasi Covid-19 Membatalkan Puasa? Umat Islam Wajib Tahu, Ini Penjelasan MUI

Siti Resa Mutoharoh - Rabu, 24 Maret 2021, 19:20 WIB

Ilustrasi VaksinasiIlustrasi Apakah Vaksinasi Covid-19 Membatalkan Puasa? Umat Islam Wajib Tahu, Ini Penjelasan MUI/Shammil Fachrial Suryapraja/FIX Indonesia

FIXINDONESIA.COM - Banyak dari masyarakat, khususnya umat Islam bertanya-tanya apakah vaksinasi Covid-19 membatalkan puasa? Berikut ini penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Beberapa hari menjelang bulan Ramadan, MUI akhirnya memutuskan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada Saat Berpuasa. 

Hasilnya, Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh menjelaskan, vaksinasi sendiri adalah pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit tertentu. 

Baca juga: MUI Sebut Vaksin AstraZeneca Haram Tapi Boleh Digunakan, Begini Penjelasannya!

Pada kasus vaksinasi Covid-19 ini, jenis vaksin yang digunakan dengan menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot. Model ini dikenal juga dengan istilah injeksi intramuskular.

“Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular (suntik) tidak membatalkan puasa. Hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuskular adalah boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dharar),” jelasnya. 

Baca juga: MUI Tetapkan Vaksin AstraZeneca Haram, Ternyata Ini Prosesnya

Dia menyampaikan, dalam fatwa tersebut, MUI merekomendasikan pemerintah melakukan vaksinasi Covid-19 pada bulan Ramadhan, sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah. 

Agar vaksinasi tetap berlangsung lancar, lanjutnya, fatwa tersebut juga merekomendasikan agar vaksinasi dilaksanakan pada malam hari. Jika vaksinasi dilaksanakan pada siang hari, dikhawatirkan bisa membahayakan masyarakat yang sedang berpuasa karena kondisi fisik mereka lemah.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: Majelis Ulama Indonesia

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot