Anggota KIP Beberkan Alasan Pentingnya RUU PDP Segera Disahkan

Siti Resa Mutoharoh - Kamis, 27 Mei 2021, 16:03 WIB

webinarAnggota KIP Beberkan Alasan Pentingnya UU PDP Segera Disahkan 

FIXINDONESIA.COM - Anggota Komisi Informasi (KI) Pusat, Cecep Suryadi mengungkapkan bahwa kebocoran data terjadi seiring dengan pesatnya ekonomi digital.

Hal itu diungkapkan Cecep saat webinar nasional bertajuk "Darurat Perlindungan Data Pribadi, Kapan Ruu DIsahkan?" hari ini, Kamis 27 Mei 2021. 

"Ekonomi digital terus tumbuh, menimbulkan  banyak dampak, perkembangan aktual kebocoran atau pencurian data yang marak itu adalah data konsumen, penduduk, dan data kesehatan. Tentu saja pihak yang mengumpulkan data ilegal ini marak sekali," jelasnya.

Cecep mencontohkan, pada tahun 2020 lalu, salah satu platform belanja online Tokopedia dilaporkan dibobol setelah seorang peretas mengklaim memiliki data 15 juta pengguna Tokopedia di dark web.

"Belakangan di duga kebocoran data ini menimpa pengguna dalam jumlah yang lebih besar, sebanyak 91 juta pengguna," ungkapnya. 

Oleh karenanya, pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) oleh DPR RI dinilai sangat mendesak agar data masyarakat bisa terlindungi. 

Terlebih, adanya RUU PDP ini sebagai bentuk kedaulatan data dan berfungsi sebagai instrumen hukum yang disusun untuk melindungi data pribadi warga negara dari praktik penyalahgunaan data pribadi. 

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli BAPENAS mengungkapkan, alasan lain dibutuhkan segera pengesahan RUU PDP adalah fakta bahwa aturan mengenai pelindungan data pribadi di Indonesia saat ini diatur secara sektoral dan parsial yang tersebar pada 31 peraturan perundang-undangan, seperti pada Undang-Undang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Administrasi Kependudukan, Undang-Undang Perbankan, Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, dan Undang-Undang Telekomunikasi.

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi