Anggota DPR RI: Masa Anggaran Buzzer Lebih Besar Daripada Anggaran Riset Vaksin?

Siti Resa Mutoharoh - Senin, 26 Juli 2021, 20:00 WIB

Daftar Harga HP Realme Murah Maret 2021, Ada Seri 5, Narzo, X hingga CAnggota DPR RI: Masa Anggaran Buzzer Lebih Besar Daripada Anggaran Riset Vaksin? /FIXNDONESIA.COM/PIXABAY/amar-rockz

FIXINDONESIA.COM - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengkritisi kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir terkait rencana pemulangan mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang berkiprah di lembaga riset internasional. 

Menurut Mulyanto, wacana itu adalah gimmick yang tidak berpengaruh terhadap penanganan Covid-19 di Indonesia. 

“Persoalan kita hari ini bukan kekurangan tenaga peneliti, tapi kekurangan anggaran dan fasilitas penunjang untuk riset. Percuma mereka dipanggil pulang kalau dukungan fasilitas dan pendanaan riset belum memadai. Hasilnya akan sama saja,” kritik Mulyanto dalam keterangan persnya, Senin 26 Juli 2021. 

Baca juga: Manfaat dan Resep Kunyit untuk Pembersih Darah Ala dr. Zaidul Akbar

Mulyanto mengatakn, saat ini Indonesia memiliki banyak tenaga peneliti yang andal. Mereka memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja di lembaga riset internasional, bahkan mendapat penghargaan internasional. 

“Kemampuan peneliti dalam negeri sekarang sudah sangat memadai. Masalahnya pemerintah masih setengah hati dalam membangun ekosistem ristek nasional," tegasnya.

Doktor nuklir lulusan Tokyo Institute of Tehcnology ini menyebut pengelolaan bidang riset di Indonesia masih belum optimal. Apalagi saat ini Kementerian Riset dan Teknologi dibubarkan, diganti dengan lembaga setingkat badan. Kemudian lembaga riset prestius seperti BPPT, LIPI, BATAN, dan LAPAN akan dilebur ke dalam BRIN.

Menurutnya, perubahan struktur kelembagaan ristek sangat berpengaruh terhadap produktivitas riset. 

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: Parlementaria

tags
Artikel Rekomendasi